Berita Kategori - Bidang Perindustrian

Diposting : ADMINISTRATOR   Tanggal : 28 September 2021 20:41:17   Dibaca : 2717 Kali

OJK TEGAL SIAPKAN KONSULTAN HEAD TO HEAD BUSINESS CLINIC



Ludy Arlianto, Kepala OJK Tegal, mengajak semua pelaku IKM mengevaluasi secara jujur format acara Temu Usaha Industri yang rutin digelar tiap tahun oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal. "Kalau dirasa perlu diupayakan secara lebih intensif, saya akan siapkan konsultan untuk bisa dilakukan head to head business clinic, memanfaatkan UMKM Center yang kita punya," tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal, R. Heru Setyawan, saat membuka acara Temu Usaha Industri yang digelar hari Selasa (28/9) di Hotel Riez Palace dan diikuti 60 pelaku industri kecil yang tergabung dalam Asosiasi Perajin Industri Kecil siap mengemBANGkan Ekonomi Tegal (APIK BANGET) mengingatkan kembali perlunya membangun sinergi untuk bersama-sama bangkit dari keterpurukan akibat pandemi, baik dalam  hal kreatifitas, inovasi maupun kemitraan. Disnakerin Kota Tegal telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk memfasilitasi IKM agar bangkit memulihkan ekonomi KotaTegal, antara lain menyelenggarakan event Kampung Ramadan/Syawalan, fasilitasi merek serta sertifikasi halal.

Acara yang dimoderatori oleh Sekretaris Disnakerin, Rita Marlianawati, menghadirkan 3 narasumber, yaitu  M. Taufik Amrozy (Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal), Ludy Arlianto (Kepala Otoritas Jasa Keuangan Tegal) dan M. Wijaya Saputra (co-founder Sarung Tentrem Pekalongan).

Transaksi e-commerce diproyeksikan akan naik 48,4% pada tahun 2021 dan masih akan meningkat pesat. Bank Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan untuk mendukung UMKM, antara lain penggunaan QRIS dan digital banking. Dengan menggunakan QRIS, pembayaran dilakukan secara higienis tanpa kontak fisik dan transaksi tercatat langsung masuk rekening.

Adapun program digitalisasi UMKM dari OJK adalah UMKM-MU yang disediakan untuk UMKM binaan OJK dalam memperluas akses pasar secara digital dengan pembayaran secara digital pula. Saat ini ekonomi syariah sedang berkembang pesat, apalagi setelah meleburnya beberapa bank syariah menjadi Bank Syariah Indonesia. Ludy juga menawarkan konsep pemberdayaan IKM/UMKM secara lebih terstruktur, mulai dari pemetaan sektor bisnis, digitalisasi UMKM, dan Kampus UMKM. Konsep yang ditawarkan ini akan segera ditindaklanjuti dengan menggandeng perguruan tinggi setempat, seperti Politeknik Trisila Dharma, dan kampus lainnya.

Sementara itu,  praktisi pemanfaatan teknologi digital, Wijaya Saputra menceritakan tentang Sarung Tentrem Pekalongan yang menggunakan sistem penjualan online secara penuh dengan menggunakan website sarungtentrem.com.  Ada 8 panduan dasar penggunakan social media marketing, yaitu (1) menentukan target/audiens, (2) menentukan platform dengan fokus pada satu atau dua  media sosial, (3) menentukan brand identity yaitu nilai keseluruhan dari bisnis, bukan sekedar nama, logo dan warna, (4) membuat konten yang relevan dengan target dan audiens, (5) optimasi profil media sosial, (6) menentukan sales funnel, yaitu cara mudah untuk memvisualisasikan perjalanan pelanggan melalui proses penjualan, (7) Fokus pada marketplace yang sesuai dengan produk, (8) konsisten dalam menggunakan social media marketing.

Penyelenggaraan Temu Usaha Industri ini diharapkan dapat mendorong IKM Kota Tegal untuk bangkit dan bersinergi memulihkan ekonomi Kota Tegal.

Dalam kesempatan itu Bank Indonesia juga  memfasilitasi IKM yang berminat mendaftar QRIS.
Semoga bermanfaat, silahkan bagikan ke teman Anda:

Form Komentar

Maksimal panjang teks 140 karakter, Silahkan komentar dengan bijak!
CODE

Agenda Bulan Ini

  • Tidak Ada Agenda Baru!

Statistik

Pengunjung hari ini : 107
Total pengunjung : 82284
Hits hari ini : 1522
Total hits : 1687975
Pengunjung Online : 1
Administrator Online : 1